Skip to main content

Contoh Proposal Usaha

Bagi anda yang bercita-cita dari wirausaha, alangkah baiknya jika kita faham tentang proposal usaha, apa pengertian dari proposal, apa jenis -jenis proposal, apa unsur unsur yang seharusnya di adakan dan tidak diadakan dalam proposal, apa tujuan proposal dan apa manfaat dari proposal usaha yang bisa kita peroleh?.

Contoh Proposal Usaha

 

Pada kesempatan kali ini mimin akan membahas tentang beberpa point-point di atas, yang dapat kita pelajari bersama dalam membuat sebuah proposal usaha yang lebih berkelas, lebih berpotensi untuk mendapatkan tujuan anda dalam pembuatan proposal usaha tersebut.

Pengertian Proposal Usaha

 

Proposal adalah kata yang berasal dari bahasa inggris yaitu “to propose” yang artinya mengajukan, secara bahasa proposal dapat di artikan sebagai “bentuk pengajuan atau permohonan”.  Pengajuan proposal dapat berupa ide, pemikirangagasan,atau sebuah rencana kerja yang di tujukan kepada pihak tertentu untuk mendapatkan dukungan, baik yang sifatnya persetujuan, izin, “dana” dan lain – lain.

Proposal bisa dikatakan sebuah tulisan / pemaparan, dibuat oleh penulis yang bertujuan untuk melakukan penjabaran atau menjelaskan sebuah rencana dengan suatu tujuan atau kegiatan kepada pembaca atau pihak yang dituju.

Dengan kata lain, Proposal dapat di simpulkan sebagai sebuah rencana berupa tulisan yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja, kegiatan, yang terdiri dari pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data, yang dilaksanakan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau untuk mendapat persetujuan dari pihak lain.

Untuk lebih meyakinkan anda tentang pengertian proposal diatas kami jug asertakan pengertian proposal dari beberapa pandangan para ahli, adalah sebagi berikut:

  1. Jay (2006 : 1) proposal adalah alat bantu manajemen standar agar menajemen dapat berfungsi secara efisien.
  2. Hasnun Anwar (2004 : 73) proposal adalah : rencana yang disusun utnuk kegiatan tertentu.

Dari sudut pandang dunia ilmiah Proposal adalah rancangan dari suatu usulan sebuah penelitian yang kemudian akan dilaksanakan oleh peneliti terhadap bahan penelitiannya.

Sekarang kita sudah tau apa pengertian proposal, saat lanjut ke pembahasan selanjutnya tujuan dan fungsi dari proposal

Tujuan dan Fungsi Proposal  

Tujuan disusunya Proposal adalah terutama untuk memperoleh dukungan, bantuan dana, atau memperoleh sponsor, dan juga untuk memperoleh perizinan dari pihak tertentu.

Unsur-unsur yang ada di proposal yaitu;

  • Nama atau judul kegiatan
  • Pendahulua
  • Tujuan,
  • waktu dan tempat,
  • Sasaran kegiatan,
  • Susunan panitia,
  • Rencana anggaran,
  • Penutup, dan
  • Terakhir tanda tangan dan nama terang.

Fungsi Proposal

Adapun fungsi dari proposal adalah sebagai berikut:

  • Untuk melakukan penelitian yang ada berkenaan dengan ekonomi, sosial, politik, agama, budaya, dan lainnya.
  • Untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah atau swasta.
  • Untuk mendirikan usaha kecil, menengah, atau besar.
  • Untuk mengadakan acara seminar, diskusi, pelatihan, dan sebagainya
  • Dan masih banyak lagi fungsi proposal yang tidak bisa kami cantumkan disini

Jenis – Jenis Proposal

Secara umum proposal di bedakan menjadi 4 jenis adalah sebagai berikut:

  1. Proposal Usaha

Proposal usaha berkaitan dengan dunia usaha dan bisnis, baik itu individu maupun kelompok. contoh dari proposal ini seperti proposal pendirian usaha warung, proposal dalam bentuk kerjasama antar perusahaan dan lain sebagainya.

  1. Proposal Proyek

Sesuai namanya proposal proyek ini lebih mengacu pada dunia kerja dengan demikian proposal ini berisi serangkaian ragam dan rencana bisnis atau yang bersifat komersil contohnya proposal proyek pembangunan jalan tol, dll.

  1. Proposal Penelitian

Jenis proposal ini lebih sering digunakan di bidang akademisi misalnya penelitian untuk pembuatan skripsi, tesis dan lainnya.

contoh dan isi dari proposal ini adalah pengajuan kegiatan penelitan.

  1. Proposal Kegiatan

Proposal kegiatan merupakan salah satu jenis proposal yang mengacu pada pengajuan rencana sebuah kegiatan baik itu bersifat individu maupun kelompok seperti proposal kegiatan pentas seni budaya, dll.

Unsur- Unsur Proposal Usaha

Ketika kita hendak membuat proposal usaha, tentu dengan niat dan tujuan agar proposal yang kita ajukan kepada pihak lain menarik, elegan, dan benar serta pantas untuk mendapatkan persetujuan, sehingga tujuan kita untuk mengadakan sebuah kegiatan atau pengadaan dana lebih mudah terealisasikan.

Agar proposal kita terlihat lebih profesinal, baik dan benar sesuai tujuan maka ada beberapa unsur yang harus ada pada setiap proposal usaha, adalah sebagai berikut:

  1. Latar Belakang Masalah

Mengemukakan tentang adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan, baik dari kesenjangan teoretik ataupun kesenjangan praktis yang melatar belakangi kenapa masalah tersebut diteliri. Selain itu , juga memaparkan secara ringkas tentang teori, hasil-hasil penelitian, kesimpulan seminar, dan diskusi ilmiah maupun dari pengalaman pribadi yang terkait erat pembahasannya dengan pokok masalah yang sedang diteliti. Dengan begitu, masalah yang dipilih untuk diteliti mendapatkan landasan berpijak yang lebih kokoh.

  1. Rumusan Masalah

Rumusan masalah dibuat secara tersirat berupa pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan masalah-masalah yang diteliti untuk dicarikan solusi atau jawabannya.

Dalam hal ini sebaiknya rumusan masalah disusun secara jelas, singkat, padat, dan dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. Rumusan masalah yang baik akan menampakkan variabel-variabel yang diteliti dan dapat diuji secara empiris.

  1. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini ditujukan pada target yang ingin dicapai dalam penelitian.Tujuan penelitian mengacu pada rumusan penelitian.

  1. Hipotesis

Hipotesis diajukan berupa jawaban sementara dari masalah penelitian agar hubungan antara masalah yang diteliti dengan kemungkinan jawabannya dapat di teliti dan disimpulkan lebih jelas lagi.

Adapun rumusan hipotesis yang baik hendaknya:
  • Dituangkan dalam bentuk kalimat pernyataan
  • Dirumuskan secara singkat, padat, dan jelas, dapat diuji secara empiris, dan
  • Menyatakan pertautan antara dua variabel atau lebih.
  1. Asumsi Penelitian

Asumsi penelitian yakni anggapan dasar tentang suatu hal yang dijadikan pijakan untuk berpikir dan bertindak dalam melaksanakan penelitian. Dalam hal ini tidak terlalu mengedepankan untuk dibuktikan kebenarannya, tetapi dapat langsung memanfaatkan hasil penelitian yang diperolehnya dari orang lain melalui karya tulisnya.

  1. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ditujukan pada pentingnya penelitian terutama bagi pengembangan ilmu atau pelaksanaan pembangunan dalam arti yang luas. Dennga kata lain, bagian ini berisi alasan kelayakan atas masalah yang sedang diteliti.

  1. Ruang Lingkup dan Keterbatasan Penelitian

Ruang lingkup dan keterbatasan dengan penelitian dijelaskan karena sering dihadapi keterbatasan ruang lingkup kajian yang terpaksa harus dilakukan karena alasan-alasan  teknik penelitian,  prosedural, ataupun karena alasan logistik.

Keterbatasan penelitian karena terkendala yang bersumber dari tradisi, adat, etika, dan kepercayaan bersifat rahasia yang tidak memungkinkan peneliti mencari data yang diinginkan.

  1. Kajian Pustaka

Pada bagian kajian pustaka berisi tentang teori-teori yang disusun berdasarkan kemutakhiran dan relevansi yang diperlukan dalam penelitian.

  1. Definisi Operasional

Definisi operasional adalah definisi yang dirumuskan berdasarkan hal yang dapat diamati oleh sang peneliti. Definisi operasional bukan definisi berdasarkan kamus atau pendapat para ahli.

Hal ini dibutuhkan terutama untuk istilah-istilah yang berhubungan dg konsep-konsep pokok dalam penelitian juga untuk menghindari perbedaan persepsi yang ada.

Manfaat Proposal Usaha

Adapun manfaat proposal usaha yang bisa kita dapatkan jika proposal yang kita buat di setujui,adalah sebagai berikut;

  1. Proposal usaha berguna untuk membandingkan antara perkiraan atau rencana dengan hasil yang nyata.
  2. Proposal usaha dapat  membantu wirausahawan untuk lebih berpikir kritis dan objektif atas bidang usaha yang akan digelutinya.
  3. Persaingan yang berkaitan dengan faktor ekonomi dan analisis finansial yang masuk dalam subjek proposal usaha dapat mendekati asumsi-asumsi secara lebih detail, mengenai seberapa besar tingkat keberhasilan dalam sebuah usaha tersebut.
  4. Proposal usaha dapat membantu wirausahawan untuk mengembangkan dan menguji strategi yang diharapkan dari sudut pandang pihak lain
  5. Semakin jelasnya sumber-sumber keuangan yang diterima maupun yang akan dikeluarkan
  6. Jika dicermati secara tidak langsung proposal usaha mampu memberikan gambaran tentang kemampuan wirausahawan dalam memenuhi kewajibanya sebagai wirausahawan sekaligus pemimpin dalam usahanya.
  7. Proposal Usaha dapat memberikan gambaran awal dan seberapa jauh kemampuan managerial seorang wirausahawan.
  8. Proposal usaha dapat mengidentifikasi adanya kemungkinan resiko kritis pada saat penting, untuk mempermudah penentuan langkah antisipasi.
  9. Proposal usaha dapat memberikan sumber-sumber finansial yang lebih jelas, dokumen ringkas yang mengandung informasi penting serta evaluasi finansial.
  10. Proposal usaha dapat memberikan informasi potensi pasar dan perkiraan market.

Nah itulah sedikit ulasan yang dapat kami paparkan mengenai pengertian, Jenis, unsur yang harus di sertakan dalam pembuatan proposal usaha, tujuan serta manfaat yang bisa anda peroleh dari pembuatan proposal usaha.

Agar lebih jelasnya mari kita simak kumpulan contoh proposal di bawah ini dengan seksama!!

  1. Contoh Proposal Usaha Singkat

USAHA MEMBUAT KRIPIK TALAS

PROPOSAL

MEMBUKA USAHA MEMBUAT KRIPIK TALAS

  1.    LATAR BELAKANG

Di era globalisasi ini kebanyakan orang menyukai hal-hal yang instan, tidak terkecuali dengan makanan . Hal inilah yang merupakan salah satu dampak menurunkan kualitas makanan .

Banyaknya camilan/ makanan yang diolah secara instan yang menyebabkan beberapa makanan tradisional sering terabaikan dan menurun jumlahnya di pasaran, sehingga menyebabkan para pembuat makanan tradisional merugi dan akhirnya banyak yang tidak membuatnya lagi.

Adanya persaingan yang cukup ketat dalam pasar makanan tidak menyurutkan langkah saya untuk mencoba memproduksi suatu makanan tradisional yang tidak kalah menarik dengan makanan instan zaman sekarang perpaduan antara makanan zaman dulu dan zaman sekarang, tentunya mampu bersaing dalam pasar makanan , “kripik talas” jenis usaha yang akan saya jalankan ini akan di modifikasi dari bentuk maupun rasa sehingga mampu menghasilkan makanan yang berkualitas dan menarik.

Adapun makanan ini saya beri nama “KRIPIK TALAS NUSANTAEA”. Kenapa demikian? Karena berhubungan saya yang tinggal di pedesaan saya rasa namanya cukup unik dan menarik.

  1.     VISI USAHA

Memperkenalkan yang selanjutnya mempertahankan kualitas produk makanan tradisional khas dari Indonesia yaitu “kripik talas” yang mampu menjadi makanan berkualitas, menarik dan diterima oleh kalangan masyarakat sebagai makanan cepat saji ataupun cemilan.

  1.    MISI USAHA

Adapun misi yang saya terapkan adalah sebagai berikut:

  • Memperkenalkan produk pada masyarakat luas baik dalam maupun luar negeri
  • Mencari keuntungan sebesar-besarnya dari modal yang kecil
  • Memanfaatkan bahan baku utama ,talas sehingga menjadi makanan yang berkualitas
  • Memberikan kepuasan pada pelanggan dengan pelayanan dan kualitas produk
  • Selain itu dari keuntungan usaha ini akan saya amalkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.                
  1.    ANALISA PELUANG USAHA

Semua proses produksi telah dilakukan, dari mulai pemilihan talas yang berkualitas sampai  packing, kemudian tindakan yang akan saya lakukan selanjutnya yaitu mencari peluang usaha. Dalam memulai usaha apapun, maka yang harus diketahui terlebih dahulu adalah peluang pasar yang dapat menerima produk ini.

Dalam hal ini peluang usah merupakan salah satu kunci terpenting dalam proses pemasaran, karena persaingan dalam pemasaran akan berjalan dengan lancar apabila sudah mendapatkan peluang usaha yang tepat.

Sistem pemasaran saya mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing saya dan sejauh mana kemampuan saya untuk bersaing dengan mereka dalam segala bidang dan aspek, baik itu dari segi harga, pelayanan maupun kualitas yang saya berikan kepada konsumen.

Dengan begitu saya akan terjun mulai mengobservasi dan meneliti bagaimana pesaing – pesaing saya tentang bagaimana cara membuat keripik talas ini agar berbeda dengan keripik talas lainnya yang telah ada di pasaran.

Bukan hanya rasanya saja yang berbeda dengan yang lain tetapi saya juga akan membuat keripik talas ini berbeda dari segi packing, dan cara pemasarannya juga, yang jelas akan lebih unik dari pada kripik talas yang sebelumnya, dengan metode ini diharapkan para konsumen tidak akan merasa bosan dalam mengkonsumsi produk kripik talas ini.

Saya akan memasarkan kripik talas ini di tempat yang strategisi, yang banyak dikenal dan dilalui banyak orang, dengan seperti itu maka keripik saya ini akan lebih cepat dikenal di kalangan masyarakat luas.

Jika kita lihat dari analisa sistem SWOT menjadi seperti berikut :

SWOT

Strengths (Kekuatan)

  • Keripik talas ini mempunyai rasa yang renyah dan enak.
  • Dengan Rasa yang bervariasi memancing minat pembeli
  • Harga keripik talas ini cukup terjangkau oleh kalangan masyarakat menengah kebawah
  • Kualitas sangat terjamin, karena dalam proses pembuatannya diutamakan kebersihan
  • Keripik talas dapat menjadi salah satu alternanif makanan ringan yang praktis, dan hemat.

Weakness (Kelemahan)

  • Bahan baku keripik yang mudah busuk atau rusak
  • Talas masih dipandang sebelah mata dan tidak banyak orang yang mengenal sehingga diperlukan promosi yang efisien
  • Minimnya modal untuk tenaga kerja sehingga bahan yang di produksi masih sedikit.
  • Dalam hal ini keripik talas akan cepat rusak jika penyimpanannya kurang baik atau ditumpuk.

Opportunity (Peluang)

  • Banyak diminati setiap orang baik mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua.
  • Kondisi masyarakat yang semakin hari semakin konsumtif sehingga mempermudah saya untuk memasarkan produk.
  • Permintaan pasar yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah jiwa.

Threats (Ancaman)

  • Kenaikan harga bahan baku karena jumlahnya semakin terbatas.
  • Munculnya produk baru yang lebih baik dan unggul
  • Jumlah pesaing/kompetitor yang terus meningkat

Jenis usaha yang saya rintis ini termasuk usaha rumahan,yang mampu bersaing dengan usaha snack modern,karena usaha ini telah saya modifikasi dari segi packing maupun rasa.

  • Cara pembuatan kripik talas secara garis besar:
  1. Kupas talas
  2. Iris tipis dengan bentuk menarik dan bersihkan
  3. Rendam irisan talas dalam air yang sudah di campur kapur sirih dan garam
  4. Panaskan minyak dengan jumlah yang cukup banyak
  5. Goreng talas hingga berwana kuning kecoklatan
  6. Angkat dan tiriskan
  1. Penilaian Terhadap Pasar
  • Pelanggan

Dalam hal ini konsumen terdiri dari berbagai tingkat ekonomi baik dari tingkat bawah, menengah maupun atas. Karena makanan ringan merupakan makanan yang banyak diminati orang dan harga yang sangat terjangkau  pada semua tingkat kalangan ekonomi yang ada.

  • Jumlah Produk yang di Jual

Dalam perkiraan jumlah produk yang dijual, saya telah memprediksi jumlah produk yang terjual 50-70 bungkus/hari.

  • Anak-anak 30%
  • Remaja 35%
  • Ibu-ibu 15%
  • Bapak-bapak 20%
  • Proyeksi Masa Depan dan Pesaing

Dalam hal proyeksi masa depan pesaing ini terdapat kekuatan dan kelemahan bagi saya maupun kompetitor.

  1.     MARKETING MIX (BAURAN PEMASARAN)

Dilihat dari segi promosi makanan yang tepat dan cepat laku adalah pada tempat yang ramai seperti sekolah, pasar, kampus, kantor, dll itu adalah tempat yang paling strategis untuk mempromosikan barang dagangan ini.

Berikut yaitu beberapa cara promosi makanan yang akan saya lakukan :

  1. Melalui media iklan browsur, cara ini cukup efektif untuk memperkenalkan makanan yang sedang atau akan saya jual, biasanya makanan sampai di tangan konsumen melalui pesan antar atau bisa disebut delivery.
  2. Melalui media iklan radio, cara ini cukup relevan meskipun tak ada gambar visual yang dapat terlihat tapi setidaknya pesannya dapat tersampaikan kepada masyarakat luas.
  3. Melalui media internet cara ini cukup efektif meski tak semua orang memakai internet tapi cara ini cukup memberikan informasi yang lebih kepada orang banyak karena saat ini tidak sedikit orang yang membuka internet seperti facebook, twetter, yahoo, google dan lain – lain, tak ada salahnya untuk mencoba.
  4. Melakukan penjualan langsung, cara ini terbilang cukup efektif karena langsung bertemu dengan pembelinya dan bisa langsung mempromosikan makanan yang di jual.
  1.     PERHITUNGAN MODAL DAN HARGA JUAL
  2. Modal lancar =Rp.500.0000 ,-per hari

Dalam satu bulan ditaksir memproduksi 20 X jadi modal satu bulan adalah

Rp.500.000,- X 20 =Rp.10.000.000,-

  1. Modal investasi

Peralatan produksi = Rp.1.000.000,-

  1. Biaya Produksi

Satu hari produksi

Harga 1 kg talas segar Rp.4.000,-

Harga 1 kg minyak goreng Rp10.000,-

Bahan baku Harga
Talas 70 kg

Minyak goreng

Bumbu

Pembungkus

Promosi

Transport

Gaji karyawan 2 orang

Lain lain

Rp.280.000,-

Rp.100.000,-

Rp. 20.000,-

Rp. 10.000,-

Rp. 5.000,-(hanya bulan pertama)

Rp. 10.000,-

Rp.50.000,-

Rp.25.000,-

Jumlah Rp.500.000,-

4.Penetapan harga

Modal lancar x 150%

Rp.500.000,- x 150% = Rp.750.000,-

Kripik talas jumlah bungkus harga/bungkus total
Balado 25 Rp.11.000,- Rp.275.000,-
Pedas 25 Rp.11.000,- Rp.275.000,-
Original 20 Rp.10.000,- Rp.200.000,-
Jumlah Rp.750.000,-
  1.    PEHITUNGAN RUGI/LABA

Modal lancar x 150%

Rp.500.000,- x 150% = Rp.750.000,-

Penjualan /bulan = 20 X Rp.750.000,-            = Rp.15.000.000,-

Modal lancar = 20X Rp.500.000,-      = Rp.10.000.000,- (-)

 Rp.  5.000.000,-

Modal investasi                                   = Rp.  1.000.000,- (-)

Laba bersih                              =Rp.   4.000.000,-

  1.    ANALISA KEUNTUNGAN

Dalam menganalisa keuntunagan baik buruknya suatu perusahaan atau maju mundurnya  perusahaan yang kita geluti akan terlihat, namun saya menganalisis harus optimis thinking kemungkinan besar keuntungan yang saya dapatkan dapat di lihat sebagai berikut :

Laba /bulan

Laba /tahun

Laba /5 tahun

= Rp. 4.000.000,-

= Rp. 48.000.000,-

= Rp 2.480.000.000,-

  1.       KESIMPULAN

Dari beberapa uraian sebelumnya kini sipenulis dapat menyimpulkan. Tujuan yang paling utamanya yaitu Berbisnis serta beramal.

Analisa peluang usaha, perhitungan modal serta penetapan harga jual, perhitungan laba/rugi dan terakhir analisa keuntungan sangatlah penting dan berpengaruh terhadap baik buruknya suatu bisnis ataupun naik turunnya perusahaan yang sedang  kita jalani ini akan terlihat nantinya.

  1. Contoh Proposal Usaha Kecil Sederhana

 

PROPOSAL
USAHA SKALA KECIL
JAGUNG MANIS KUKUS

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Pada zaman dahulu kebanyakan orang membeli makanan hanya mementingkan pada rasanya yang enak dan murah, terutama bagi kalangan masyarakat menengah kebawah, dua hal inilah yang menjadi prioritas utama dalam membeli sebuah produk baik fashion maupun makanan. Hal tesebut dikarenakan beberapa faktor yang kurang mendukung dari segi ekonomi mauapun keadaan negara.

Seiring dengan bertumbuhnya ekonomi belakangan ini kecenderungan masyarakat kita dalam membeli makanan adalah memperhatikan ke halalan, rasa, gizi yang terkandung dalam makanan tersebut,baru memikirkan harga. Oleh karena itu olahan jagung manis meruakan pilihan menarik untuk masyarakat secara luas untuk makanan ringan, dimana dari segi rasa, olahan jagung manis kukus menawarkan cukup banyak variasi rasa yang ditawarkan. Dari segi gizi juga memenuhi kebutuhan gizi manusia. Dari segi harga, harga jagung manis sangat terjangkau dari semua kalangan masyarakat.

Dari fenomena diatas maka sangat cocok dan potensial jika kami merintis usaha jualan jagung manis kukus, dimana dari segi rasa memenuhi konsumen yaitu enak, dari segi gizi jagung manis sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen. Dari segi harga jagung manis terbilang cuku terjangkau oleh semua lapisan masayrakat.

Usaha yang akan kami rintis adalah usaha industri dalam ruang lingkup kecil, yaitu olahan jagung manis menjadi jagung pipil yang kemudian dikukus dan setelahnya diberi campuran coklat dan atau bahan pelengkap lainnya, seperti keju, kacang strawberry, dll.Dengan factor produksi yang relative murah dan terjangkau serta mudah didapat. Kami akan berusaha dan berdoa dengan kehendaknya agar usaha perdana yang kami rintis ini memiliki berbagai aspek yang dapat menguntungkan, bagi pribadi maupun orang lain.

Adapun latar belakang didirikannya usaha ini adalah :

1)   Masyarakat membutuhkan makanan yang enak, sehat dan bergizi.

2)   Dengan produk yang bervariasi diharapkan masyrakat tidak jenuh/bosan.

3)   Bahan baku mudah diperoleh dan murah.

Perumusan Visi Usaha

Merintis usaha jagung manis kukus sebagai level usaha kecil menengah yang diminati masyarakat serta agar mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Perumusan Misi Usaha

  1. Proses produksi yang higienis baik dari tempat, alat dan bahan-bahan yang digunakan.
  2. Menjaga cita rasa makanan yang khas.
  3. Menerapkan pelayanan prima (sikap yang sopan dan ramah, pelayanan yang cepat dan baik).
  4. Dengan rasa yang khas dan harga yang terjangkau diharapkan dapat memuaskan konsumen.
  5. Memperkenalkan jagung manis kukus kepada masyarakat.
  1. Tujuan Usaha

Adapun tujuan-tujuan dalam printisan usaha Jagung Manis Kukus ini adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik untuk memperoleh keuntungan.
  2. Untuk menerapkan jiwa berwirausahawan
  3. Melatih kemandirian diri.

     MANFAAT USAHA

  1. Mampu memenuhi kebutuhan dan selera konsumen
  2. Menciptakan lapangan pekerjaan baru
  3. Meningkatkan pendapatan dan memperoleh keuntungan/laba.

DESKRIPSI USAHA

Usaha yang akan kami jalankan adalah usaha yang bergerak dalam bidang pengolahan makanan (industri kecil) yang memanfaatkan jagung manis segar menjadi hidangan menu masakan yang

nikmat, bergizi, dan sehat untuk tubuh. Karena jagung adalah jenis sayuran yang memiliki kadar nilai gizi yang bisa di bilang cukup tinggi, apalagi dengan jagung yang segar bebas dari bahan kimia yang nantinya akan merusak tubuh manusia secara perlahan. Usaha ini mungkin masih jarang diminati oleh orang banyak, karena kebanyakan mereka hanya membuat sebagai makanan untuk disajikan dirumah saja, namun oleh karena itu kami akan berusaha untuk mengembankan usaha ini agar dapat lebih luas lagi dan menunjukan citra yang baik akan segala macam olahan jagung manis yang segar, sehat dan bergizi tinggi. Produk yang dihasilkan jagung manis kukus setelah dipipil dikukus lalu dihidangkan menggunakan cup.

BAB II

PEMBAHASAN

Aspek Produk Usaha

Usaha ini akan memproduksi dan menjual jagung pipil manis kukus bahan bakunya adalah jagung segar manis. Produk yang dihasilkan dapat beraneka rasa sesuai dengan permintaan konsumen yang dikemas dengan menggunakan cup.

  1. Jumlah Produk yang dibuat

Rata-rata setiap harinya dibuat 30 cup dan dalam sebulan yaitu 24 hari dapat memproduksi dengan jumlah kurang lebih 720 cup.

  1. Waktu Kegiatan Produksi

Kegiatan produksi dilakukan setiap hari kecuali hari minggu mulai dari jam 09.00 pagi. *waktu Sholat *Hari jumat

  1. Jumlah Tenaga yang Dibutuhkan

Diperlukan dua orang yaitu pemilik dan pembantu yang bertindak sebagai pembuat dan penjual.

  1. Bahan dan Peralatan Yang digunakan
  • Peralatan yang digunakan :

 

Nama Peralatan Jumlah Harga satuan Total
Gerobak etalase 1 Rp   1.200.000,00 Rp   1.200.000,00
Panci Kukusan 1 Rp     300.000,00 Rp     300.000,00
Toples selai 6 Rp       20.000,00 Rp     120.000,00
Solet Kecil 2 Rp       15.000,00 Rp       30.000,00
Parutan keju 2 Rp    5.000,00 Rp       10.000,00
Tempat Garpu,dsb 1 Rp       45.000,00 Rp       45.000,00
Kompor Gas 1 Rp     400.000,00 Rp     400.000,00
Jumlah Rp 2.105.000,00
  • Bahan-bahan dan perlengkapan yang digunakan selama satu bulan:

 

Nama barang Satuan Harga satuan Total
Selai strawberry 8 kg Rp   7.200,00 Rp 56.000,00
Selai blueberry 10 kg Rp 8.000,00 Rp 80.000,00
Selai nanas 8 kg Rp 7.000,00 Rp 56.000,00
Margarine 10 kg Rp 6.000,00 Rp 60.000,00
Cokelat ceres 8kg Rp 12.000,00 Rp 96.000,00
Selai kacang 5kg Rp 12.000,00 Rp 60.000,00
Susu vanilla 25 kaleng Rp 7.000,00 Rp 175.000,00
Saus sambal ABC 10 botol Rp 8.000,00 Rp   80.000,00
Keju batang 15 batang Rp 16.000,00 Rp 240.000,00
Plastic kantong 5 pack Rp 4.000,00 Rp   20.000,00
Gelas cup 100 lusin Rp 2.000,00 Rp 200.000,00
Jumlah Rp1.123.000,00
  • Perlengkapan yang digunakan per 2 hari

 

Nama perlengkapan Satuan Harga satuan Total
Isi ulang gas 1 kali Rp 17.000,00 Rp 17.000,00
Jagung manis 12kg Rp 3.000,00 Rp 36.000,00
Jumlah Rp 53.000,00

Proses Produksi

Cara membuat martabak mini :

  1. Cuci bersih jagung manis yang sudah dipipil.
  2. Masukan kedalam panci pengukus yang kondisi airnya sudah mendih.
  3. Ambil jagung yang teksturnya sudah empuk secukupnya kletika ada yang akan membeli dan masukkan ke dalam cup yang telah disediakan.
  4. Siram dengan Susu vanilla yang telah diberi campuran air secukupnya.
  5. Kemudian diatasnya ditaburi coklat, keju parut atau selai maupun saus secukupnya.
  6. Setelah itu tuangkan lagi susu vanilla tetapi yang masih kental di atas rasa tadi.
  7. Kemuian ambil margarin menggunakan sendok kecil yang telah disediakan sebelumya kemudian masukkan sendok plastik kecil tersebut ke dalam cup tersebut,
  8. Lalu terakhir tutup cup menggunakan tutup, dan arahkan lubang tutup ke atas sendok, agar sendok dapat tertusuk dan tidak tumpah.

Rencana Perluasan Usaha

Apabila pengajuan proposal ini mendapat tanggapan yang  positif dan bersifat mensuport dari semua pihak dan ada modal yang mendukung rencananya akan membuka cabang.

  1. ASPEK PEMASARAN
  2. Segmen Pasar

Target konsumen adalah masyarakat di daerah sekitar dari semua golongan dari yang berusia muda hingga yang berusia tua.

Strategi Pemasaran

Dalam penjualan dan pemasaran produk kuliner ini, ada beberapa strategi yang digunakan yaitu :

  • Menetapkan harga yang relative terjangkau agar semua masyarakat dapat menjangkau harganya.
  • Tempat penjualan yang strategis.
  • Melakukan pelayanan terbaik yaitu dengan menerapkan pelayanan prima, sopan dan ramah.
  • Memenuhi kepuasan dan permintaan konsumen.

Promosi

  • Dengan memasang papan nama menarik di depan tempat usaha.
  • Dari orang ke orang yang dilakukan oleh konsumen yang pernah mengkonsumsi.

Penetapan Harga Jual

Penetapan harga jual produk ini dengan menggunakan metode BEP.

Sistem Penjualan/Distribusi

Sistem penjualan yang digunakan dalam penjualan produk ini adalah langsung dan menerima pesanan lewat sms/telepon atau secara langsung.

ASPEK TEKNIS

Display

Display toko akan dirancang dengan menampilkan emoticon lucu gambar jagung pipil manis kukus dalam cup yang dibuat stiker yang ditempatkan pada gerobak dengan hiasan yang menarik.

Kebutuhan Peralatan dan Perlengkapan

Dalam usaha ini, peralatan yang digunakan adalah :

  1. Gerobak etalase,
  2. panci kukusan,
  3. kompor gas
  4. toples selai,
  5. solet kecil,
  6. parutan keju,
  7. tempat garpu, dsb.

Sedangkan perlengkapan yang digunakan yaitu :

  1. Isi ulang gas,
  2. gelas cup + sendok,
  3. plastik kantong.

Bahan baku dan bahan pembantu yang diperlukan

Bahan baku yang digunakan yaitu jagung segar manis. Sedangkan bahan pembantu yang diperlukan adalah selai, coklat,  susu vanilla, saus sambal, keju batang, dan margarin.

Kebutuhan menyiapkan pelayanan

Kebutuhan fasilitas yang dibutuhkan dalam menunjang pelayanan meliputi :

  1. Mengantar pesanan langsung ke tempat pembeli
  2. Tempat usaha
  3. Kendaraan pribadi
  4. Tikar

ORGANISASI DAN MANAJEMEN

Team Manajemen

Usaha pembuatan jagung pipil manis kukus ini dijalankan oleh dua orang yakni pemilik dan pembantu, baik untuk mengantarkan pesanan dll.

Informasi partner usaha

Untuk pengembangan usaha ini. Kami akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang dapat mendukung usaha ini, meliputi :

1)  Bank milik pemerintah ataupun swasta yang mendukung finansial.

2)  Penyalur  jagung manis berkualitas yang unggul dan terpercaya.

3)  Lembaga yang sedang mengadakan kegiatan yang mengundang massa, seperti:

  1. Bazaar
  2. Pentas seni
  3. Kejuaraan olahraga dengan sekaligus mempromosikan produk.

Kelemahan dan hambatan

Ada beberapa kelemahan yang akan menjadi hambatan usaha, yaitu :

1)   Merupakan suatu produk yang sudah ramai dipasaran.

2)   Kapasitas jumlah produksi yang terbatas

3)   Dukungan finansial yang terbatas

4)   Kurangnya sarana promosi dan jaringan pemasaran

Selain kelemahan, ada ancaman yang harus segera diatasi. Seperti :

  1. Belum adanya hak paten
  2. Perkiraan pemalsuan/peniruan produk dari pesaing kami di pasaran yang akan mengurangi presentase pemasaran.

Tindakan alternatif

Untuk mengatasi kelemahan dan ancaman usaha, kami berusaha untuk :

  1. Mengadakan devisi penelitian, model dan pengembangan pada perusahaan.
  2. Menjalin kerjasama dengan pihak lain yang dapat membantu untuk mengatasi masalah tersebut.

Untuk itu upaya penelitian kami adalah :

1)  Mengadakan observasi langsung ke lapangan tentang model produk yang diinginkan oleh konsumen.

2)  Mengadakan observasi langsung ke lapangan tentang rasa-rasa kegemaran produk yang sedang trend.

3)  Mengadakan observasi langsung ke lapangan tentang produk yang dapat dihasilkan dari bahan baku tersedia.

Salah satu hal yang kami unggulkan adalah dari segi variasi rasa dan finishing. Untuk itu, kami menargetkan setiap bulan selalu ada satu rasa unggulan atau variasi baru dengan sedikit racikan.

  1. ASPEK YURIDIS

Dalam melaksanakan usaha diperlukan aspek-aspek yuridis meliputi Surat Izin Tempat Usaha (SITU) DAN Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

ASPEK FINANSIAL

Sumber Modal

  1. Sumber modal usaha ini adalah modal sendiri sebesar Rp 2.500.000,00
  2. Tanah Rp   10.000.000,00
  3. Bangunan Rp 5.000.000,00

Alat – alat

  • Kompor gas + tabung    400.000,00
  • Gerobak 1.200.000,00
  • Panci kukusan    300.000,00
  • Toples selai    120.000,00
  • Parut keju   10.000,00
  • Solet kecil   30.000,00
  • Tempat Garpu,dsb      45.000,00 +

Jumlah modal alat                                   Rp  2.105.000,00 +

Total modal                                                     Rp 19.405.000,00

  1. Analisis Break Event Point

Jumlah biaya yang diperlukan :

Biaya Bahan Baku

  • Jagung manis Rp  432.000,00

Biaya bahan pembantu

  1. Selai strawberry Rp 54.000,00
  2. Selai blueberry Rp 80.000,00
  3. Selai nanas Rp 56.000,00
  4. Margarine     Rp 60.000,00
  5. Cokelat ceres Rp 96.000,00
  6. Selai kacang Rp 60.000,00
  7. Susu vanilla 10.000,00
  8. Saus sambal ABC Rp 60.000,00
  9. Keju batang 15.000,00
Total: Rp 867.000,00
  • Biaya lain – lain
  1. Isi ulang gas 18.000,00
  2. Biaya penyusutan gedung Rp 50.000,00
  3. Plastik kantong Rp 12.000,00
  4. Gelas cup + sendok Rp 2500,00 /a
  5. Biaya penyusutan peralatan Rp 10.000,00
  6. Biaya iklan Rp 40.000,00
  7. Biaya telepon Rp 50.000,00
  8. Biaya Bensin Rp 60.000,00
  9. Biaya pemeliharaan peralatan Rp 46.000,00
  10. Biaya lain-lain Rp   100.000,00+

Jumlah biaya lain-lain                                                     Rp 665.000,00 Total Biaya                                                        Rp 2.105.000,00

  • Harga Pokok Produksi per produk   =
Total Biaya = Rp 2.100.000,00 = Rp 2.500,00
Jumlah Barang Yang akan diproduksi 840

Produk ini di jual dengan harga Rp 5.000,00/cup

  • Penjualan Minimal (BEP)
Total Biaya = Rp 2.100.000,00 = 420
Harga Jual Rp 5.000,00

Jadi penjualan minimal yang dibutuhkan adalah sebanyak 420 cup agar kembali modal.

  1. Perhitungan Laba Rugi
  • Pendapatan

Penjualan = 720 @ Rp 5.000,00                                 Rp   3.600.000,00

Pengeluaran

  • Biaya Bahan Baku Rp   432.000,00
  • Biaya bahan pembantu Rp 903.000,00
  • Biaya Lain-lain Rp   765.000,00   +

Jumlah Pengeluaran                                             Rp 2.100.000,00   –

Laba Bersih                                                             Rp. 1.500.000,00

  1. Cash Flow
Hari 1 Hari 2 Hari 3
Penerimaan
Modal Awal Rp 19.045.000,00 Rp   18.640.000,00 Rp 20.140.000,00
Penjualan Rp 3.600.000,00 Rp 3.600.000,00 Rp    3.600.000,00
Jumlah Penerimaan Rp 22.645.000,00 Rp 22.240.000,00 Rp 23.740.000,00
Pengeluaran
BBB Rp 432.000,00 Rp 432.000,00 Rp 432.000,00
BBP Rp 903.000,00 Rp 903.000,00 Rp 903.000,00
BOP Rp 765.000,00 Rp 765.000,00 Rp 765.000,00
Jumlah Pembelian Peralatan Rp   1.905.000,00
Jumlah Pengeluaran Rp    4.005.000,00 Rp   2.100.000,00 Rp   2.100.000,00
Modal Akhir Rp 18.640.000,00 Rp 20.140.000,00 Rp 21.640.000,00

 

BAB III

PENUTUP

 

KESIMPULAN

Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa dalam memilih suatu bentuk usaha perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai macam hal yang berhubungan dengan usaha yang akan didirikan. Seperti mengetahui peluang usaha, lokasi yang strategis, pemasaran produk dan aspek-aspek lain yang berkenaan dengan pendirian usaha tersebut, sehingga usaha yang akan dijalankan dapat berjalan dengan lancar. Usaha jagung pipil manis ini merupakan usaha skala kecil menenganh yang dapat membantu memperluas lapangan usaha baru, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Usaha ini tidak memerlukan modal yang cukup besar, namun memerlukan perencanaan yang cukup matang..

SARAN

  1. Dalam mendirikan sebuah usaha sebaiknya dipersiapkan dengan matang segala sesuatunya sehingga usaha yang hendak digeluti dapat berjalan dengan lancar.
  2. Dalam berwirausaha diperlukan keyakinan, percaya diri, dan keuletan diri.
  3. Seorang wirausaha haruslah selalu kreatif dan inofatif dalam segala hal serta selalu mengikuti perkembangan zaman dan selera konsumen agar pelanggan tidak mudah jenuh.
  4. Semangat wirausaha harus selalu tertanam dalam diri dan mindsed kita.
  5. Jangan mudah menyerah menghadapi berbagai hambatan dan masalah.

3. Contoh Proposal Usaha Percetakan doc

Bagi anda yang sedang mencari relasi tentang proposal usaha percetakan bisa mengeklik tombol di bawah ini yang telah kami siapkan dalam bentuk doc seperti di bawah ini

Proposal usaha docx

4. Contoh Proposal Usaha Warnet

PROPOSAL USAHA

“RealNET”

BAB I

PENDAHULUAN

  1.    LATAR BELAKANG

    Mengetahui semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat dari segi tekhnologi informasi dan komunikasi, maka harus diiringi oleh kemajuan teknologi juga, baik dari peralatan maupun keterjangkuan guna mendukung efektifitas dan efisiensi pekerjaan manusia.

Salah satu kemajuan tekhnologi yang cukup berperan dan cukup berdampak manfaatnya bagi manusia, yaitu dengan kehadiran internet dalam kehidupan masyarakat. Dengan memanfaatkan fasilitas internet masyarakat menjadi mampu untuk menjangkau lebih luas bagian paling jauh dari bumi ini dengan berkomunikasi tanpa bertatap muka.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kehadiran internet, salah satunya adalah sebagai  sarana komunikasi,sumber informasi, serta sebagai media berbagi dan hiburan. Terlebih dengan kehadiran jejaring sosial saat ini, yang sangat diminati oleh semua kalangan masyarakat, kenyataan ini tentu secara tidak langsung akan meningkatkan para pengguna internet. Karena manusia tidak dapat hidup sendiri oleh sebab itu internet meningkatkan intensitas manusia untuk saling bertukar pendapat dan informasi.

  1. MAKSUD DAN TUJUAN

          Berdasarkan pada penjelasan yang telah kami cantumkan pada lembar sebelumnya kami bermaksud ingin mendirikan sebuah usaha warung internet yang bertujuan sebagai berikut:

  1. Sebagai peluang usaha tersendiri bagi kami.
  2. Memperkenalkan dunia internet kepada masyarakat luas sebagai bagian dari kemajuan tekhnologi.
  3. Membuka lapangan kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran
  4. Sebagai Sarana informasi, komunikasi dan hiburan bagi masyarakat

BAB II

RENCANA DAN PROFIL USAHA

  1. NAMA USAHA

Nama Usaha                : RealNet

Dengan nama RealNET diharapkan warnet ini dapat berkembang dengan baik, dibekali dengan para pekerja yang mumpuni., sehingga mampu memberikan pelayanan internet dalam kecepatan yang baik dan terpercaya.

  1. BENTUK DAN BIDANG USAHA

Bentuk Usaha                   : Warnet

Bidang Usaha                   :  – Scanning & Printing Dokumen

– Jasa Pengetikan

– Jasa Pelayanan Internet

  1. TEMPAT USAHA

Lokasi Usaha                    : Ds. Permata Jl. Sliruna No. 12 Rt/Rw 06/03 Kec. Damai Kab. Slean (Dekat SMA NEGERI 4 Damai)

Keunggulan Lokasi Usaha   :

  •     Lokasi sangat strategis untuk di dirikan usaha warnet, karena lokasi usaha dekat dengan pemukiman warga yang padat dan bersebrangan langsung dengan SMA NEGERI 4 Damai
  •         Lahan parkir yang teduh dan cukup luas.
  •         Bersebelahan dengan tempat usaha fotocopy sebagai mitra.
  •    Usaha warnet beralokasi tepat di pinggir jalan, memudahkan pengunjung dapat menjangkau lokasi.
  •  Lokasi usaha dilengkapi dengan teras yang teduh dan asri, memungkinkan para pengunjung untuk saling bercengkeraman satu sama lain dengan pengunjung lain yang sedang menunggu antrian disaat warnet sedang penuh.
  1.    VISI dan MISI USAHA

Visi Usaha

  •     Memperoleh keuntungan dengan maksimal dan mitra kerja yang luas.

Misi Usaha

  •     Penjagaan kualitas produk dan servis/pelayanan yang memuaskan
  •     Membuka cabang baru
  •     Melaksanakan promosi rutin tiap hari, minggu, bulan sampai tahun
  1.     WAKTU USAHA

          Usaha warnet RealNet ini, akan mulai kami buka pada tanggal 2Desember 2017, dengan ketentuan jadwal jam kerja sebagai berikut :

Hari buka     : Setiap hari ( Hari besar tutup )

Waktu          : 07.30 – 22.00 WIB ( Dipotong Waktu Sholat dan Istirahat 15×3= 45 Menit)

  •  STRUKTUR ORGANISASI USAHA
  1. PEMILIK                          :
  •         Mengontrol dan bertanggung jawab atas kerja semua anggota yang berada dibawahnya.
  1. SEKRETARIS                   :
  •         Bertugas sebagai  prnulis, penyusun dokumen yang berkaitan dengan kelangsungan kegiatan operasional warnet baik bulanan/tahunan.
  1. BENDAHARA                  :
  •         Mencatat semua biaya operasional tambahan.
  •         Mencatat semua pemasukkan dan pengeluaran rutin warnet.
  1. PELAYAN/OPERATOR   :
  • Sebagai admin warnet, yang mengatur biaya sewa.
  • Mengontrol keadaan dan kebersihan warnet.
  • Melayani pengunjung yang datang menyewa jasa internet.
  1. TEKNISI                                           :
  • Mereparasi komponen PC bila rusak atau cacat yang masih bisa di reparasi.
  • Bertugas memerintah pembelian komponen PC yang harus diganti.
  • Bertugas melakukan trouble shooting pada PC yang mengalami gangguan teknis.
  • Menangani segala macam kerusakan pada PC/laptop.

 

BAB III

ANALISIS USAHA

PENELITIAN DAN ANALISIS

  1. Target Pelanggan

Target pelanggan warnet adalah anak-anak sampai orang tua seperti pelajar, guru serta masyarakat disekitarnya.

  1. Trend Pasar

Tercatat saat ini salah satu jejaring sosial yang banyak dikunjungi oleh masyarakat adalah program chatting dan situs www.facebook.com/www.twitter.com selain itu siswa juga dituntut untuk selalu memperbaharui informasinya mengingat tahun ini sudah memasuki pada kurikulum 2013.

  1. Situs Persaingan

Kondisi tempat dimana kami akan mendirikan usaha cukup strategis. Karena di tempat ini temasuk daerah yang ramai pengunjung dan untuk usaha warnet ini sendiri baru satu – satunya di daerah ini karena sebelumnya hanya ada tempat fotocopy saja.

  1. Perkiraan Bagian Pasar

Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan, usaha warnet yang akan dibuka ini cukup ramai karena masih jarang dan bisa dibilang warnet ini satu – satunya daerah ini sehingga untuk taksiran sementara warnet ini masih mendapat bagian sekitar 90% di daerah ini.

  • RENCANA PEMASARAN
  1. Periklanan dan Promosi

Strategi pemasaran yang akan kami jalankan pada usaha ini antara lain :

  •    Bekerjasama dengan pihak lain seperti tempat les, sekolah dalam rangka pelatihan kecil tentang komputer dan internet
  •  Bekerjasama dengan pihak sekolah dalam rangka mengadakan kerjasama sponsorship.
  •     Memberikan promosi saat awal bulan bagi pelanggan tetap.
  1.      Analisis SWOT
  • Weakness

Munculnya usaha yang sama.

  • Opportunity

Konsumen pelajar yang belum terjamah atau mengenal tentang komputer adalah sebagai konsumen yang potensial.

  • Strenght

Telah berpengalaman dan manajemen warnet sehingga mengetahui seluk beluk komputer, memiliki strategi sistem pemasaran dan publikasi yang terstruktur terhadap konsumen, selain itu didukung oleh tenaga kerja yang mumpuni didalam bidangnya masing-masing.

  • Threat

Sekolah sepi saat musim liburan tiba dan konsumen umum kebanyakan belum terlalu mengenal komputer yang mereka tahu komputer hanya bisa untuk bermain game.

BAB IV

LAPORAN KEUANGAN

  1.    ANGGARAN BIAYA
Alat dan Sarana Uraian Biaya
1 paket PC Rp. 2.700.000,- @ 9 unit Rp. 28.500.000,-
Headset Rp.      25.000,- @ 9 unit Rp.      200.000,-
Webcam Rp.      70.000,- @ 9 unit Rp.      680.000,-
Stabilizer Rp.    220.000,- @ 1 unit Rp.     220.000,-
Meja bersekat Rp. 100.000,- @ 9 unit Rp.      900.000,-
Karpet 4 x 10 m2 Rp. 180.000,- @ 1 unit Rp.      180.000,-
Switch Rp.    100.000,- @ 1 unit Rp.      100.000,-
Kabel UTP/roll Rp. 500.000,- @ 1 unit Rp.      500.000,-
Crimping tools Rp. 120.000,- @ 1 unit Rp.      120.000,-
Printer + Scanner Rp. 800.000,- @ 1 unit Rp.     800.000,-
Jasa Instalasi Server Rp. 800.000,- @ 1 unit Rp.      800.000,-
AC Rp. 750.000,- @ 1 unit Rp.      750.000,-
Lampu ruangan Rp.      30.000,- @ 1 unit Rp.     30.000,-
Tinta Printer Rp.      20.000,- @ 8 unit Rp.      160.000,-
Kertas HVS/A4 Rp.      30.000,- @ 5 rim Rp.      150.000,-
TOTAL Rp.  28.180.000,-
  1.    BIAYA OPERASIONAL
Operasional Uraian Biaya/bulan
Tagihan Listrik Rp. 600.000,- /bulan Rp. 600.000,-
Tagihan Internet Service Provider Rp. 500.000,- /bulan Rp. 500.000,-
Perawatan rutin PC Rp. 22.000,-  @9 unit /bulan Rp. 215.000,-
Perawatan rutin AC Rp. 100.000,-@1 unit /bulan Rp. 100.000,-
Biaya pengembangan Rp. 600.000.- Rp. 600.000,-
TOTAL Rp. 2.355.000,-
  1.    ASUMSI KEUNTUNGAN
Jasa Uraian Laba kotor/bln Laba bersih/bln
Sewa internet @Rp.4.000 x 13 jam/hari x

9 pc x 30 hari

Rp.14.120.000,- Rp.11.665.000,-**
Print @Rp.500,- x 20 lembar/hari x 30 hari Rp.300.000,- Rp.   300.000,-
Scanner @Rp.5.000 x 2 lembar/hari x 30 hari Rp.300.000,- Rp.   300.000,-
Jasa Pengetikkan @Rp.10.000 x 2 kali/hari x 30 hari Rp.600.000,- Rp.   600.000,-
TOTAL Rp. 13.865.000,-

*  Laba bersih di dapati dengan rumus :

Laba bersih = Laba kotor – Biaya operasional.

BAB V

PENUTUP

  1.    ANTISIPASI MASA DEPAN

Sebagai wirausaha yang bijak, kami tidak akan membiarkan usaha yang kami rintis ini berjalan secara mendatar saja. Kami akan terus mencoba memperbaiki segala kekurangan dan kelemahan kami, agar para peminat dan konsumen lebih puas atas pelayanan yang kami berikan.

Apabila kualitas pelayanan tidak kami perbaiki lagi kemungkinan besar usaha ini tidak akan maju, dan terancam bangkrut seiring dengan berjalannya waktu. Mengingat para pesaing kami yang kemungkinan semakin banyak kami harus selalu siap dengan mengembangkan inofasi dalam usaha ini.

  1.     KESIMPULAN

Menurut kami usaha ini akan berkembang dan mencapai keberhasilan. Kami yakin dengan izin-Nya usaha kami ini akan maju dan terus menerus berkembang karena dilakukan oleh orang–orang yang profesional dalam menjalankan setiap pekerjaannya. Kami menyadari bahwa usaha itu memerlukan proses maksudnya tidak bisa langsung berkembang pesat tapi kami akan terus berjuang untuk terus menjalankan dan mengembangkan usaha ini.

  1.    SARAN

Untuk membuka usaha warnet sebaiknya kita lihat apa saja yang harus diperhatikan dan buatlah usaha tersebut sangat bermanfaat bagi sang penggunanya. Selain itu selalu berusaha memperbesar dampak positif dari adanya usaha kita.

  1. Contoh Proposal Usaha Kue Puding Coklat

PROPOSAL USAHA

KUE PUDING COKLAT

Latar Belakang

    Usaha bisa di bilang adalah sesuatu bentuk yang dapat menghasilkan uang dan meningkatkan taraf hidup seseorang tersebut dengan tujuan agar lebih baik daripada sebelumnya. Kita dapat menghasilkan keuntungan atau pendapatan semaksimal mungkin dengan usaha.

Kita dapat memulai usaha dalam bidang apapun, Faktor utama yang kita perlu kita ketahui adalah peluang statemen pasar dan bagaimana menarik minat para konsumen. Selain itu faktor lainnya adalah mampu menganalisa potensi keunggulan dan kelemahan pesaing kita serta mengetahui dan menyadari sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka.

Kami memulai usaha ini dengan alasan tidak sedikit orang yang ingin membuat suatu acara , kegiatan yang direncanakan. Seperti dalam hal penyiapan konsumsi khususnya. Biasanya mereka lebih memilih untuk membeli makanan dari pada membuatnya sendiri dengan pertimbangan waktu dan tenaga.

Maka tidak sedikit orang lebih memilih hal- hal yang instan. Banyaknya persaingan yang cukup ketat tidak menyurutkan langkah saya untuk mencoba merintis usaha yang bergerak dalam bidang makanan yang kami usahakan tidak kalah dengan jenis makanan lain, dan mampu bersaing dalam pasar makanan. Saya berencana membuat Kue puding Coklat yaitu makanan yang berbahan tepung,mempunyai rasa manis,dan bertekstur lembut jika di makan.

Visi Usaha

Memperkokoh nilai kewirausahaan yang ada dalam setiap manusia, sehingga dapat bersaing di era globalisasi dunia seperti sekarang ini.

Misi Usaha

  1. Mengukur kredibilitas usaha dalam satu periode tertentu.
  2. Memperkenalkan produk Kue puding Coklat pada masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri.
  3. Mengembangkan prodak inovasi kreatif baik dalam produk maupun dari sisi pelayanan.

Analisis Peluang Usaha

                Proposal Usaha Kue Puding Coklat dalam menggunakan analisis sistem SWOT yang meliputi kelebihan dan kekurangan dengan berbagai indicator sebagi berikut :

       Strength (Kekuatan) :

  1. a)      Kualitas produk terjamin kualitas dan Harganya
  2. b)      Proses pembuatannya mudah dan bersahaja
  3. c)      Kue puding ini sangat terjangkau Rp.1.700

       Weakness (kelemahan) :

  1. a)      Harga bahan baku yang tidak menentu

       Opportunity (Peluang):

  1. a)      Banyak orang yang memilih jenis kue manis sebagai hidangan tamu
  2. b)      Daya beli masyarakat terhadap makanan cukup tinggi

       Threat (Ancaman):

  1. a)      Adanya jenis produk yang sama
  2. b)      Persaingan usaha yang ramai
  3. c)      Selera konsumen yang berubah – ubah berpengaruh besar terhadap presentase pembelian produk

Marketing

1)      Product : produk kue Puding coklat tiap kemsan berjumlah 25 buah dengan penampilan kemasan yang menarik.

2)      Place : dalam area dekat kampus dan padat penduduk selain di jual di tempat sendiri juga kami tittipkan  Kue Puding Coklat melalu toko, kantin sekolah sekolah dan kampus

3)      Price : harga Kue Puding sangat terjangkau bagi setiap kalangan konsumen

4)      Promotion : Mempromosikan kue puding melalui offline dan online untuk menarik pelanggan.

Perhitungan Modal dan Harga Jual

Perhitungan bahan dan peralatan untuk pembuatan kue Puding coklat adalah sebagai berikut

  1. a)      Perhitungan Modal

       Tepung Pondan 1kg                                          17.000

       Butter                                                                 2.000

       Coklat 2 batang                                                  6.000

       Blue Band                                                          3.000

       Telur 4                                                                5.000

       Keju                                                                   6.000

       Gas                                                                     3.000

       Tenaga                                                                3.000

 

Harga Pokok                                                   48.000

Keuntungan 15%                                              8.200             +

Harga Jual                                                       35.200

Perhitungan Harga Jual

Dari perhitungan modal tersebut dapat dihasilkan kue Puding sebanyak 37 buah sehingga harga jual perbuah

          35.200 : 40

          = 7380 (1500)

Perhitungan Rugi dan Laba

Hasil Penjualan 1500 x 40 buah = 60.000

Harga Pokok                                   48.000           –

                                                      12.000

Analisis Keuangan

Usaha yang akan saya rintis memiliki analisa keuangan untuk perkembangan usaha. Modal yang saya keluarkan Rp. 38.000 untuk pembelian Kue Puding Coklat sebanyak 37 buah. Harga pokok satu kue Rp. 1.100 dan saya beri patokan keuntungan sebanyak 15 % atau 180 per buah. Jadi harga jual Rp. 1.480 , jika dibulatkan menjadi Rp. 1.500. keuntungan keseluruhan menjadi Rp. 12.000 Dengan adanya analisa keuangan ini kita bisa mengetahui berapa laba yang bisa di dapat dari usaha ini.

Kesimpulan

Apapun usaha yang akan di tekuni harus memperhatikan segala faktor pandangan  ataupun peluang yang ada. Tantangan bagi setiap wirausahawan yang dituntut untuk dapat beradaptasi dengan persaingan bisnis yang semakin ketat dan luas.

 6. Contoh Proposal Usaha Kuliner Makanan dan Minuman Khas dan Tradisional

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.